Selasa, 18 Juli 2017

"PENJELASAN RIYA MENGENAI MEMPUBLIKASIKAN KEGIATAN DAKWAH"


Dalam tulisan ini dikemukakan apakah mengupload kegiatan dakwah khususnya termasuk perbuatan riya'...?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, sebagaimana dimuat oleh PANJI UMMAT, pernah mengeluarkan tanggapan yang sama kepada wartawan media menanggapi celaan yg menyatakan kalau da’wah bukan di f acebook atau medsos lainnya, itu namanya riya, sum’ah, perbuatan sia-sia, melalaikan dan lain sebagainya.

Pada prinsipnya, yang harus dipahami bahwa tidak selamanya amalan yang ditampakkan (share) oleh seseorang itu langsung disimpulkan "Riya', pamer dan lainnya". Sebab agama Islam telah mengajarkan kepada kita tentang beberapa rambu-rambu agar tidak terjerumus kepada perbuatan riya' dan sebagainya.

TERGANTUNG NIATNYA...!!!
Sebagaimana disebutkan dalam salah satu hadits yang shahih, Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim).
Dalam kasus perintah BERSEDEKAH misalnya al-Qur'an menyebutkan:
"Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang kami berikan kepada mereka secara SEMBUNYI atau pun TERANG-TERANGAN sebelum datang hari (kiamat) yang pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.” (QS. Ibrahim: 31).
Dari ayat ini menunjukkan bahwa bersedekah dengan sembunyi dan terang-terangan tidak di larang oleh agama, sepanjang niatnya karena Allah SWT. Artinya jika dia bersedekah atau mengupload kegiatan dakwah dan lainnya tujuannya agar orang lain terangsang untuk turut bersedekah atau pesan dakwahnya bisa diketahui oleh orang lain khususnya pengguna medsos, maka hal ini sah-sah saja dan malah hal ini adalah baik.
Sebagaimana disebutkan oleh Nabi SAW.
"Barang siapa merintis (memulai) dalam Islam sunnah (perbuatan) yang baik maka baginya pahala dari perbuatannya tersebut, dan pahala dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya, tanpa berkurang sedikitpun dari pahala mereka. Dan barang siapa merintis dalam Islam sunnah yang buruk, maka baginya dosa dari perbuatannya tersebut, dan dosa dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya tanpa berkurang dari dosa-dosa mereka sedikitpun”. (HR. Muslim no 1016).
Demikian pula dalam hadits yang lain disebutkan
“Barangsiapa yang menunjuki orang lain kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).
Media sosial adalah bagian dari sarana dakwah, sebagaimana TONGKAT Nabi Musa adalah media da’wah karena bisa jadi ular atas izin Allah SWT disaat ular-ular sihir mengejarnya,
Begitu pula Perahu Nabi Nuh adalah media da’wah karena bisa menyelamatkan di atas sunami yang sangat dahsyat atas izinNYA,
Kegantengan Nabi Yusuf menjadi da’wah kepada para wanita yang menfitnahnya, Penyakit Nabi Ayyub adalah media da’wah untuk kita bersyukur, Akhlaq baginda SAW adalah media da’wah untuk berprilaku kepada sesama mahluk Allah SWT.
Dengan demikian, fb dan medsos lainnya, bila semua ustadz menganggapnya bid’ah, bila semua kiyai tak mau upload status da’wah, jadwal da’wah dan nasehat-nasehat qur’an, hadits dan bait-bait shalaf Al Shaleh, sehingga ummat yg aktif dalam dunia maya hanya mendapatkan berita-berita dan status akan gemerlapnya dunia dan membawa lupa kepada gelapnya alam kubur karena jauhnya kita kepada berita da’wah dan media da’wah.
Hal ini terjadi karena para Asaatidz, da’i dan kiyai tidak mau upload status jadwal ceramah, maka fb dan medsos lainya hanya dijumpai oleh netizen jadwal-jadwal konser artis-artis yang merusak akhlaq ummat. Dan ingat, sekarang ini dunia sudah terbagi dua: Dunia NYATA dan dunia MAYA;
Pasar, bisnis, kondangan dan

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

My Blog List

Pages