"Kalau untuk menunjukkan bahwa Anda
orang kaya lantas anda mengatakannya
kepada orang-orang, berarti Anda belumlah
benar-benar kaya."
-Niswar Kullah (mahasiswa UINAM)
orang kaya lantas anda mengatakannya
kepada orang-orang, berarti Anda belumlah
benar-benar kaya."
-Niswar Kullah (mahasiswa UINAM)
Apa yang dimaksud dengan kaya?
Maksud saya adalah kaya dalam arti
yang sesungguhnya, yakni benar-benar
kaya? Tentunya kata kaya ini bisa kita
artikan dengan cara yang berlainan,
bergantung pada interpretasi dari setiap
orang. Akan tetapi, bagi saya sendiri,
yang dimaksud dengan kaya bukanlah
hanya karena kita bisa membeli semua
yang diinginkan (meskipun harus diakui,
alangkah senangnya kalau kita bisa seperti itu!). Untuk saya, kaya yang sesungguhnya
adalah kalau kita memiliki kebebasan
Untuk jelasnya, berikut ini adalah
definisi saya pribadi mengenai apa yang
dimaksud dengan kaya. Dalam definisi
saya ini sudah tercakup semua hal paling positif yang akan kita peroleh kalau kita berhasil menjadi orang yang benar-benar
kaya
"Yang dimaksud dengan kaya adalah kalau
kita memiliki cukup uang dan cukup waktu
untuk melakukan apa yang kita inginkan kapan pun kita mau."
Maksud saya adalah kaya dalam arti
yang sesungguhnya, yakni benar-benar
kaya? Tentunya kata kaya ini bisa kita
artikan dengan cara yang berlainan,
bergantung pada interpretasi dari setiap
orang. Akan tetapi, bagi saya sendiri,
yang dimaksud dengan kaya bukanlah
hanya karena kita bisa membeli semua
yang diinginkan (meskipun harus diakui,
alangkah senangnya kalau kita bisa seperti itu!). Untuk saya, kaya yang sesungguhnya
adalah kalau kita memiliki kebebasan
Untuk jelasnya, berikut ini adalah
definisi saya pribadi mengenai apa yang
dimaksud dengan kaya. Dalam definisi
saya ini sudah tercakup semua hal paling positif yang akan kita peroleh kalau kita berhasil menjadi orang yang benar-benar
kaya
"Yang dimaksud dengan kaya adalah kalau
kita memiliki cukup uang dan cukup waktu
untuk melakukan apa yang kita inginkan kapan pun kita mau."
Nah! Sekarang, apa pendapat Anda?
Apakah menurut Anda Bill Gates, yang sudah
jelas-jelas adalah orang yang superkaya
raya, mempertahankan profesinya sebaga
pemilik dan pucuk pimpinan Microsoft
karena dia terpaksa atau karena memang
dia menginginkannya? Yang jelas, Bill
Gates memiliki cukup uang dan cukup
waktu untuk melakukan apa saja yang dia
inginkan, kapan saja dia mau, karena ia
sudah berhasil menjadikan dirinya sebagai
seorang kaya sejati. Oleh karena itu, dia
tidak hanya menjadikan dirinya orang yang
berpenghasilan besar saja. Dengan demikian
kita baru bisa dikatakan kaya sejati kalau
kita bisa mendapatkan kebebasan
Apakah menurut Anda Bill Gates, yang sudah
jelas-jelas adalah orang yang superkaya
raya, mempertahankan profesinya sebaga
pemilik dan pucuk pimpinan Microsoft
karena dia terpaksa atau karena memang
dia menginginkannya? Yang jelas, Bill
Gates memiliki cukup uang dan cukup
waktu untuk melakukan apa saja yang dia
inginkan, kapan saja dia mau, karena ia
sudah berhasil menjadikan dirinya sebagai
seorang kaya sejati. Oleh karena itu, dia
tidak hanya menjadikan dirinya orang yang
berpenghasilan besar saja. Dengan demikian
kita baru bisa dikatakan kaya sejati kalau
kita bisa mendapatkan kebebasan
Kekayaan Berarti Memiliki
Kebebasan untuk Memilih
Kebebasan untuk Memilih
Chuck Feeney adalah juga orang kaya
raya seperti halnya Bill Gates. Sebagai
pendiri ratusan buah toko bebas pajak di
bandara-bandara seluruh dunia, Feeney
adalah jelas orang yang superkaya raya
Lebih tepatnya dia adalah mantan orang
superkaya raya. Hal ini karena pada tahun
1984, ia telah menyumbangkan 99,5%
dari kekayaannya yang berjumlah 3,5
milyar dolar kepada sebuah yayasan sosial
Sekarang ini, dia giat menyumbangkan
waktu dan uangnya untuk tujuan-tujuarn
sosial di seluruh dunia.
raya seperti halnya Bill Gates. Sebagai
pendiri ratusan buah toko bebas pajak di
bandara-bandara seluruh dunia, Feeney
adalah jelas orang yang superkaya raya
Lebih tepatnya dia adalah mantan orang
superkaya raya. Hal ini karena pada tahun
1984, ia telah menyumbangkan 99,5%
dari kekayaannya yang berjumlah 3,5
milyar dolar kepada sebuah yayasan sosial
Sekarang ini, dia giat menyumbangkan
waktu dan uangnya untuk tujuan-tujuarn
sosial di seluruh dunia.
Baik Bill Gates maupun Chuck
dengan kaya yang sejati itu adalah kalau
kita memiliki kebebasan sepenuhnya untu
memilih cara kita meluangkan waktu dan
uang kita. Sementara Gates memilih untuk
meluangkan waktunya dengan menciptakan
lebih banyak lagi kekayaan, Feeney memilih
meluangkan waktunya dengan jalan
menyumbangkan kekayaannya. Hal yang
memungkinkan kedua orang tersebut bisa
memilih jalan hidupnya masing-masing
adalah karena keduanya memang sama-
memahami benar bahwa yang dimak
' sama benar-benar kaya.
dengan kaya yang sejati itu adalah kalau
kita memiliki kebebasan sepenuhnya untu
memilih cara kita meluangkan waktu dan
uang kita. Sementara Gates memilih untuk
meluangkan waktunya dengan menciptakan
lebih banyak lagi kekayaan, Feeney memilih
meluangkan waktunya dengan jalan
menyumbangkan kekayaannya. Hal yang
memungkinkan kedua orang tersebut bisa
memilih jalan hidupnya masing-masing
adalah karena keduanya memang sama-
memahami benar bahwa yang dimak
' sama benar-benar kaya.
Luangkahlah Waktu Anda dengan Bijak
Kebanyakan orang mengira bahwa
yang dimaksud kekayaan sejati adalah
jika memiliki banyak uang sehingga bisa
membeli segala yang diinginkan. Akan
tetapi, orang yang bijak memahami betul
bahwa kaya yang sejati bukan hanya berarti
kita bisa lebih banyak membeli sesuatu
Menurut mereka, kaya sejati itu juga
jika kita bisa lebih banyak waktu untuk
melakukan apa yang ingin kita lakukan
Coba Anda renungkan sejenak
Bayangkan kalau kita sudah tua nanti
Rambut kita sudah mulai beruban dan
kita sedang duduk di depan rumah jompo
Saat itu, kita sedang berpikir ke belakang,
tentang waktu-waktu yang telah kita
lewatkan dalam hidup ini. Menurut Anda
hal-hal apa saja yang lebih kita sesali?
Apakah kita lebih menyesal karena kita
tidak bisa membeli rumah yang lebih
baqus? Atau, kita lebih menyesal karena
kita tidak bisa meluangkan lebih banyak
waktu dengan anak-anak ketika mereka
masih kecil?
yang dimaksud kekayaan sejati adalah
jika memiliki banyak uang sehingga bisa
membeli segala yang diinginkan. Akan
tetapi, orang yang bijak memahami betul
bahwa kaya yang sejati bukan hanya berarti
kita bisa lebih banyak membeli sesuatu
Menurut mereka, kaya sejati itu juga
jika kita bisa lebih banyak waktu untuk
melakukan apa yang ingin kita lakukan
Coba Anda renungkan sejenak
Bayangkan kalau kita sudah tua nanti
Rambut kita sudah mulai beruban dan
kita sedang duduk di depan rumah jompo
Saat itu, kita sedang berpikir ke belakang,
tentang waktu-waktu yang telah kita
lewatkan dalam hidup ini. Menurut Anda
hal-hal apa saja yang lebih kita sesali?
Apakah kita lebih menyesal karena kita
tidak bisa membeli rumah yang lebih
baqus? Atau, kita lebih menyesal karena
kita tidak bisa meluangkan lebih banyak
waktu dengan anak-anak ketika mereka
masih kecil?
Lalu, hal mana yang lebih anda sesali?
Tidak bekerja sungguh-sungguh di kantor
ehingga karir kita kurang maju? Atau
menyesal karena tidak bisa meluangkan
cukup waktu untuk orang tua kita, atau
untuk teman-teman kita pada saat mereka
Membutuhkan kita?
Tidak bekerja sungguh-sungguh di kantor
ehingga karir kita kurang maju? Atau
menyesal karena tidak bisa meluangkan
cukup waktu untuk orang tua kita, atau
untuk teman-teman kita pada saat mereka
Membutuhkan kita?
Waktu adalah suatu komoditas yang
sangat berharga, bahkan jauh lebih
berharga daripada emas sekalipun. Karena,
setelah waktu berlalu maka waktu itu tidak
pernah akan kembali lagi! Contohnya, jika
mobil kita rusak, kita bisa saja membeli
mobil yang baru. Kalau Anda kehilangan
pekerjaan, Anda bisa mencari pekerjaan
lainnya. Kalau Anda kehilangan uang karena
bisnis Anda gagal, Anda bisa mencari uang
dengan cara lain. Akan tetapi, Anda tidak
akan pernah mendapatkan waktu Anda
kembali kalau sudah telanjur Anda lewatkan
dengan sia-sia. Betul, kan? Jadi, jelasnya,
kalau waktu sudah berlalu maka waktu itu
akan hilang selamanya
sangat berharga, bahkan jauh lebih
berharga daripada emas sekalipun. Karena,
setelah waktu berlalu maka waktu itu tidak
pernah akan kembali lagi! Contohnya, jika
mobil kita rusak, kita bisa saja membeli
mobil yang baru. Kalau Anda kehilangan
pekerjaan, Anda bisa mencari pekerjaan
lainnya. Kalau Anda kehilangan uang karena
bisnis Anda gagal, Anda bisa mencari uang
dengan cara lain. Akan tetapi, Anda tidak
akan pernah mendapatkan waktu Anda
kembali kalau sudah telanjur Anda lewatkan
dengan sia-sia. Betul, kan? Jadi, jelasnya,
kalau waktu sudah berlalu maka waktu itu
akan hilang selamanya
Sebuah peribahasa Cina mengatakan
adalah lebih baik membuang semua
kekayaan kita dalam sumur yang dalam,
daripada membuang sia-sia sedikit waktu:
yang kita miliki
adalah lebih baik membuang semua
kekayaan kita dalam sumur yang dalam,
daripada membuang sia-sia sedikit waktu:
yang kita miliki
Oleh karena itu, kaya sejati adalah kalau
kita bisa memiliki cukup uang dan cukup
waktu untuk melakukan apa saja yang kita
inginkan, kapan pun kita menginginkannya
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa keuntungan
terbesar kalau kita bisa menjadi orang kaya
sejati adalah bahwa kita akan memiliki
kekayaan kita dalam sumur yang dalam,
h yang kita miliki
kebebasan untuk memilih dengan cara apa
kita meluangkan waktu kita,
kita bisa memiliki cukup uang dan cukup
waktu untuk melakukan apa saja yang kita
inginkan, kapan pun kita menginginkannya
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa keuntungan
terbesar kalau kita bisa menjadi orang kaya
sejati adalah bahwa kita akan memiliki
kekayaan kita dalam sumur yang dalam,
h yang kita miliki
kebebasan untuk memilih dengan cara apa
kita meluangkan waktu kita,
Menciptakan Penghasilan
Merupakan Jebakan bagi Waktu Kita
Merupakan Jebakan bagi Waktu Kita
Mungkin Anda pernah mendengar
tentang para dokter atau pengacara yang
penghasilannya mencapai $150.000 dolar
per tahun. Akan tetapi, ironisnya, mereka
sering merasa terjebak dalam menjalani
kehidupan ini. Kalau begitu, apakah
menurut Anda mereka itu adalah orang
orang yang sedang menciptakan kekayaan
sejati? Kalau kita membandingkan dengan
definisi yang saya berikan di atas tentang
arti kata "kaya", jawabannya tentu "tidak
tentang para dokter atau pengacara yang
penghasilannya mencapai $150.000 dolar
per tahun. Akan tetapi, ironisnya, mereka
sering merasa terjebak dalam menjalani
kehidupan ini. Kalau begitu, apakah
menurut Anda mereka itu adalah orang
orang yang sedang menciptakan kekayaan
sejati? Kalau kita membandingkan dengan
definisi yang saya berikan di atas tentang
arti kata "kaya", jawabannya tentu "tidak
Mengapa demikian? Walaupun banyak
rofesional berpenghasilan besar dan
mempunyai uang untuk membeli
melakukan apa yang diinginkan, kebanyaka
dari mereka tidak punya cukup waktu
Wajar saja sebab mereka harus bekerja
habis-habisan. Mereka harus bekerja
keras untuk mendapatkan penghasilan
agar mereka bisa mempertahankan gaya
hidup mereka. Mereka-yang terperangkap
dalam pekerjaan, baik pekerjaan yang
berpenghasilan rendah maupun yang
tinggi-adalah korban-korban dari penciptaan
penghasilan, bukan penciptaan kekayaan
sejati
Dengan menciptakan penghasilan,
berarti Anda melakukan barter antara
waktu Anda dengan uang yang Anda
peroleh. Oleh karena itu, Anda tidak akan
mendapatkan uang kalau tidak bekerja
Baik untuk seorang pengumpul sampah
yang berpenghasilan hanya $5,15 per jam
maupun seorang dokter ahli bedah jantung
yang bisa berpenghasilan $5.000 per jam,
rofesional berpenghasilan besar dan
mempunyai uang untuk membeli
melakukan apa yang diinginkan, kebanyaka
dari mereka tidak punya cukup waktu
Wajar saja sebab mereka harus bekerja
habis-habisan. Mereka harus bekerja
keras untuk mendapatkan penghasilan
agar mereka bisa mempertahankan gaya
hidup mereka. Mereka-yang terperangkap
dalam pekerjaan, baik pekerjaan yang
berpenghasilan rendah maupun yang
tinggi-adalah korban-korban dari penciptaan
penghasilan, bukan penciptaan kekayaan
sejati
Dengan menciptakan penghasilan,
berarti Anda melakukan barter antara
waktu Anda dengan uang yang Anda
peroleh. Oleh karena itu, Anda tidak akan
mendapatkan uang kalau tidak bekerja
Baik untuk seorang pengumpul sampah
yang berpenghasilan hanya $5,15 per jam
maupun seorang dokter ahli bedah jantung
yang bisa berpenghasilan $5.000 per jam,
penciptaan penghasilan itu sama-sama
menggunakan sistem barter antara waktu
dan uang tadi. Kalau kita bekerja 10 jam,
berarti kita akan menerima bayaran sesuai
dengan 10 jam kerja kita.
Hanya sayangnya, penciptaan peng-
hasilan itu bagaikan lingkaran setan. Oleh
karena itulah, saya menyebut penciptaan
penghasilan ini seperti jebakan barter uang
dan waktu. Lebih memprihatinkan lagi, Jika
lingkaran setan ini akan berhenti berputar
pada saat penghasilan Anda juga berhenti.
Artinya, jika pekerja itu sakit, cacat, atau
diberhentikan, mereka tidak berpenghasilan
lagi
menggunakan sistem barter antara waktu
dan uang tadi. Kalau kita bekerja 10 jam,
berarti kita akan menerima bayaran sesuai
dengan 10 jam kerja kita.
Hanya sayangnya, penciptaan peng-
hasilan itu bagaikan lingkaran setan. Oleh
karena itulah, saya menyebut penciptaan
penghasilan ini seperti jebakan barter uang
dan waktu. Lebih memprihatinkan lagi, Jika
lingkaran setan ini akan berhenti berputar
pada saat penghasilan Anda juga berhenti.
Artinya, jika pekerja itu sakit, cacat, atau
diberhentikan, mereka tidak berpenghasilan
lagi
Kalau Pengeluaran Sama dengan
Pemasukan
Pemasukan
Sekarang, marilah kita melihat
gambaran tentang profesional-profesional
yang dianggap "kaya". Ambil saja contoh
John Smith, M.D., yang penghasilan
tahunannya sebesar $150.000. Kalau
dibandingkan dengan penghasilan standar
kebanyakan orang, jumlah $150.000
pertahun ini sudah sangat besar. Akan
tetapi, orang-orang profesional seperti ini
lama-kelamaan menjadi begitu bergantung
pada penghasilannya demi mempertahankan
gaya hidupnya. Mereka ini sudah masuk ke
dalam perangkap barter waktu dan uang
tadi
gambaran tentang profesional-profesional
yang dianggap "kaya". Ambil saja contoh
John Smith, M.D., yang penghasilan
tahunannya sebesar $150.000. Kalau
dibandingkan dengan penghasilan standar
kebanyakan orang, jumlah $150.000
pertahun ini sudah sangat besar. Akan
tetapi, orang-orang profesional seperti ini
lama-kelamaan menjadi begitu bergantung
pada penghasilannya demi mempertahankan
gaya hidupnya. Mereka ini sudah masuk ke
dalam perangkap barter waktu dan uang
tadi



